Perhiasan dari batu akik termasuk kerajinan dari bahan
Keras
dua contoh kerajinan dari rotan
Kursi, keranjang, meja
Daerah Bali terkenal dengan kerajinan
Ukiran kayu dan patung batu
dua contoh bahan alam lunak
Tanah liat → gerabah; Kapas → boneka/bantal
Kerajinan dari tanah liat yang masih digunakan sampai sekarang adalah
Gerabah
dua contoh hasil kerajinan dari tanah liat
Vas bunga, celengan, kendi, guci
Mengapa kerajinan bahan semikeras banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari?
Karena relatif ringan, kuat, mudah dibentuk, tahan lama, dan harganya lebih terjangkau
contoh kerajinan bahan keras yang masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari
Meja kursi kayu, patung batu, gamelan dari logam
Batu marmer biasanya dimanfaatkan untuk membuat
Lantai, meja, patung, atau hiasan
Hasil kerajinan dari bambu yang terkenal adalah
Angklung
Ciri khas bahan alam keras adalah
Kuat, tahan lama, sulit dibentuk
Contoh hasil kerajinan dari kulit sapi adalah
Wayang kulit, tas, sepatu
Rotan digolongkan ke dalam bahan
semikeras
perbedaan bahan keras dari kayu dan bahan keras dari batu
Kayu berasal dari tumbuhan, lebih mudah diukir dan dibentuk. Batu berasal dari mineral/tambang, lebih keras dan awet, tetapi sulit dibentuk
Kapas termasuk bahan alam lunak karena
Teksturnya lembut dan elastis
ciri-ciri bahan alam lunak
Mudah dibentuk, teksturnya halus atau lembut, Dapat dibuat menjadi berbagai bentuk
mengapa kerajinan dari bahan keras sering lebih mahal dibanding bahan lunak
Karena bahan keras lebih sulit diolah, membutuhkan keterampilan tinggi, proses pembuatan lebih lama, dan hasilnya lebih awet serta bernilai seni tinggi
Bahan lunak yang berasal dari hewan untuk membuat kerajinan adalah
Kulit kerang
Your experience on this site will be improved by allowing cookies.