Study

Menulis Puisi Rakyat (Pantun)

  •   0%
  •  0     0     0

  • Benih ditanam pohon petai, Jika terlalu banyak bersantai, Sukses tidak akan bisa diraih, Pergi kekebun menanam benih,
  • 1.Dari cina kapal berlabuh, 2.Jangan lupa membeli kue, 3.Jadi anak jangan suka mengeluh, 4.Karena mengeluh tidak ada guna
    Kue
  • Bian berusahan belajar giat agar semester ini mendapat peringkat di kelas, karena ayahnya menjanjikan akan memberi hadiah jika ia berhasil.
  • 1.Beli garam pergi ke toko, 2.Garam dimasak asam gulai, 3.Giat lah kamu untuk belajar, 4.Agar cita-cita bisa digapai.
    Toko
  • 3.Mari Jalin silahturahmi, 4.Agar hidup menjadi mudah.
  • Giat belajar kuncinya, Kalau ingin menjadi juara, Nanti tangan terkena getahnya, Jangan menebang pohon ara,
  • Siapa malas belajar, Malam-malam pergi ke pasar, Masa depan akan suram, Kepasar memakai baju serba hitam,
  • 3.Mari kita perbanyak ibadah, 4.Jangan ragu berbuat baik.
  • 1. Kemiri disayat-sayat harus beruntun, 2. Masaklah daun agar mudah dicerna, 3. Mari bersama berbalas pantun, 4.Berbalas pantun itu menyenangkan.
    Dicerna
  • Ketty sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
  • Santi mendapat nasihat dari guru karena ia malas belajar dan mengerjakan tugas akibatnya nilai yang ia peroleh sangat rendah.
  • 3.Pikir dulu sebelum bertindak, 4.Sebelum menyesal dikemudian hari.