Edit Game
PUISI DIAFAN DAN PUISI PRISMATIS
 Delete

Use commas to add multiple tags

 Private  Unlisted  Public



 Save

Delimiter between question and answer:

Tips:

  • No column headers.
  • Each line maps to a question.
  • If the delimiter is used in a question, the question should be surrounded by double quotes: "My, question","My, answer"
  • The first answer in the multiple choice question must be the correct answer.






 Save   16  Close
Dalam jendela waktu yang kabur, Namamu menyamar jadi hujan. Dan aku, Hanyalah payung yang lupa dibuka.
prismatis
Aku mengumpulkan senyap dalam gelas retak, Meneguk senja yang menggigil.
prismatis
Jejakmu menyala di antara debu, Langit retak, memuntahkan cahaya kelabu.
prismatis
Hari berlalu pelan, Dan kenanganmu tetap tinggal. Aku rindu, Tapi hanya diam yang menjawab.
diafan
Kursi itu kini kosong, Tak ada lagi kau duduk di sana. Aku menyeduh teh seperti biasa, Tapi tak ada tawa yang menyambut.
diafan
Di ujung malam, Bayangan hujan menari di dinding sepi. Kata-kata menjadi kabut, Menyembunyikan rindu yang tak selesai.
prismatis
Matahari pagi bersinar cerah, Burung bernyanyi di antara dedaunan. Hatiku tenang, penuh rasa syukur, Hari ini indah, seperti doa yang terkabul.
diafan
Kau bertanya tentang hidupku. Tahukah kamu? Hidupku seburam kaca jendela mobilmu pada suatu malan berhujan, dan tak ada apa pun yang bisa kau lihat dari baliknya, selain kerlap suram cahaya lampu toko.
diafan
Aku melihat kelinci. Hadiah ulang tahun dari ayahku. Kupasang pita di lehernya. Sebagai tanda ia milikku.
diafan
Hidupku berjalan seperti siput. Aku ingin berlari. Tapi yang kumampu hanya merangkak.
prismatis
Sebelum tidur aku berdoa. Semoga dalam mimpi. Kita bisa bersua.
diafan
Ketika dia tersenyum. Aku bisa melihat warna-warni dunia, segala irama, juga tawa. Berhamburan di sekitarnya.
prismatis
Setelah 10 tahun, aku melihatnya lagi. Tubuhnya seperti daun yang dimakan ulat. Keropos oleh sakit. Kopong oleh waktu.
prismatis
Aku membeli topi. Pedagangnya sudah tua. Setiap hari membawa berlusin-lusin topi di keranjangnya.
diafan
Sahabatku bernama Farid. Orangnya jenaka. Suka melontarkan lelucon sepanjang waktu.
diafan