Toggle Navigation
Games
Blog
Class PIN
Join for Free
Sign in
Toggle Navigation
Games
PIN
Join for Free
Blog
Pricing
Contact us
Help center
Sign in
Study
MAJAS
0
%
0
0
0
Back
Restart
Sihir, sihir, dan sihir! Itulah dunia yang ia cintai.
Majas Penegasan
Oops!
Okay!
Di dunia tanpa cahaya, ia menemukan harapan.
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Mereka tertawa dalam kesedihan saat kerajaan runtuh.
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
“Hahaha, si pemalas ingin jadi penyelamat dunia.”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
“Hebat sekali kau, bisa membuat ramuan yang bahkan tikus pun tak mau mencium!”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Matanya bersinar seperti bintang di langit malam.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Tubuhnya beku oleh es, tapi hatinya terbakar amarah.
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
“Kau penyihir atau badut? Mantramu malah bikin ketawa!”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Di tengah keramaian istana, ia merasa sendirian
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Hatinya lautan misteri yang tak bisa dijelajahi siapa pun.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
“Rajamu dermawan sekali, rakyatnya sampai tak punya apa-apa.”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Suaranya merdu bagai lonceng perak di negeri peri.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Aku percaya, ya, aku percaya keajaiban masih ada.
Majas Penegasan
Oops!
Okay!
Angin malam menyapa lembut wajah para peri.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Kuat dan lemah sama-sama memiliki peran dalam legenda itu.
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Ia berlari, berlari, dan terus berlari mengejar waktu.
Majas Penegasan
Oops!
Okay!
Gelap, gelap, gelap! Tak ada cahaya selain hatinya.
Majas Penegasan
Oops!
Okay!
"Pasti kau datang ke pesta itu bukan karena diundang, ya?”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
"Sihirmu hebat, tapi sayang tak berguna tanpa keberanian.”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Gunung tua itu menghela napas panjang sebelum meletus.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Baik dan jahat bersatu di medan perang sihir.
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Ia menjadi bintang penuntun di tengah gelapnya hutan ajaib.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
“Oh, jadi kau penyihir besar yang takut sama kucing?”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Tubuhnya ringan bagai kapas saat melayang di udara.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Dalam dunia ini, siang dan malam seakan tak ada bedanya.
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Tua dan muda berdiri bersama melawan penjahat
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Bangkitlah, bangkitlah, bangkitlah! seru sang guru kepada muridnya
Majas Penegasan
Oops!
Okay!
“Otakmu memang bodoh, sampai-sampai lupa cara berpikir!”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
“Kau memang suka menolong, tentu saja hanya kalau ada hadiah.”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Ia berlari cepat seperti kilat mengejar bola ajaib
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Belajar, belajar dan belajar! Itulah dunia yang ia cintai.
Majas Penegasan
Oops!
Okay!
Bintang-bintang tersenyum malu di langit malam.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
“Kereta terbangmu cepat sekali, sepertinya butuh 10 tahun untuk sampai.”
Majas Sindiran
Oops!
Okay!
Tubuhnya kecil, namun keberaniannya begitu besar
Majas Pertentangan
Oops!
Okay!
Pohon-pohon berbisik pelan di bawah sinar bulan.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Gadis itu bunga kerajaan yang selalu dirindukan rakyat.
Majas Perbandingan
Oops!
Okay!
Your experience on this site will be improved by allowing cookies.
Allow cookies