Toggle Navigation
Games
Blog
Class PIN
Join for Free
Sign in
Toggle Navigation
Games
PIN
Join for Free
Blog
Pricing
Contact us
Help center
Sign in
Study
Asesmen dalam Kurikulum Merdeka
0
%
0
0
0
Back
Restart
Asesmen dalam Kurikulum Merdeka bersifat statis, yaitu tidak ada perubahan dalam teknik dan format penulisan soal.
Asesmen dalam Kurikulum Merdeka bersifat dinamis dan fleksibel, menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan siswa serta konteks pembelajaran.
Oops!
Okay!
Dalam asesmen berbasis proyek, penilaiannya hanya berdasarkan produk akhir yang dihasilkan siswa.
Salah: Penilaian dalam asesmen berbasis proyek mencakup tidak hanya produk akhir, tetapi juga proses yang dilakukan siswa selama pengerjaan proyek.
Oops!
Okay!
Kurikulum Merdeka mengutamakan asesmen yang berorientasi pada kompetensi, bukan hanya pada pencapaian nilai akhir.
Benar: Kurikulum Merdeka lebih mengutamakan asesmen berbasis kompetensi, yang mencakup keterampilan, pengetahuan, dan sikap siswa.
Oops!
Okay!
Teknik asesmen berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka menilai keterampilan praktis siswa dalam menyelesaikan masalah dunia nyata.
Benar: Asesmen berbasis proyek menilai keterampilan praktis dan aplikatif siswa melalui tugas yang relevan dengan kehidupan nyata.
Oops!
Okay!
Asesmen sumatif digunakan untuk memantau perkembangan siswa selama proses pembelajaran.
Asesmen sumatif dilakukan di akhir pembelajaran untuk menilai pencapaian kompetensi siswa secara keseluruhan.
Oops!
Okay!
Portofolio hanya digunakan untuk menilai hasil akhir siswa, tanpa mempertimbangkan proses belajar yang telah dilalui.
Salah: Portofolio digunakan untuk menilai baik proses maupun hasil akhir pembelajaran siswa secara holistik.
Oops!
Okay!
Asesmen formatif dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian kompetensi siswa setelah menyelesaikan seluruh materi pembelajaran.
Salah Asesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik dan mendukung perbaikan pembelajaran.
Oops!
Okay!
Kurikulum Merdeka mengutamakan asesmen yang berorientasi pada kompetensi, bukan hanya pada pencapaian nilai akhir.
Benar: Kurikulum Merdeka lebih mengutamakan asesmen berbasis kompetensi, yang mencakup keterampilan, pengetahuan, dan sikap siswa.
Oops!
Okay!
Penulisan asesmen dalam Kurikulum Merdeka hanya mengukur aspek kognitif (pengetahuan) siswa.
Salah: Penulisan asesmen dalam Kurikulum Merdeka juga mencakup aspek afektif dan psikomotorik, bukan hanya kognitif.
Oops!
Okay!
Soal asesmen dalam Kurikulum Merdeka dapat mengukur kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan memecahkan masalah.
Benar: Soal asesmen dalam Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pemecahan masalah siswa.
Oops!
Okay!
Penulisan soal asesmen dalam Kurikulum Merdeka harus menggunakan bahasa yang kompleks agar siswa dapat berpikir kritis.
Salah: Soal asesmen harus menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami oleh siswa, sesuai dengan tingkat kemampuan mereka.
Oops!
Okay!
Your experience on this site will be improved by allowing cookies.
Allow cookies