Toggle Navigation
Games
Blog
Class PIN
Join for Free
Sign in
Toggle Navigation
Games
PIN
Join for Free
Blog
Pricing
Contact us
Help center
Sign in
Study
Ayo Menebak Majas
0
%
0
0
0
Back
Restart
Hidup tanpa ilmu bagai malam tanpa bintang
Asosiasi
Oops!
Okay!
Pintu itu berderit marah ketika dibuka
Personifikasi
Oops!
Okay!
Pohon kelapa melambai seakan menyapa para nelayan
Personifikasi
Oops!
Okay!
Jam dinding menatapku dengan sabar menunggu waktu berlalu
Personifikasi
Oops!
Okay!
Ia berlari seolah tak kenal lelah seharian penuh.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Wajahnya berseri seperti bulan purnama
Asosiasi
Oops!
Okay!
Aku hampir mati menahan rindu padamu.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Ucapannya membuat hatiku hancur berkeping-keping
Hiperbola
Oops!
Okay!
Waktu adalah pedang yang siap menebas siapa pun yang lalai
Metafora
Oops!
Okay!
Angin malam berbisik lembut di telingaku.
Personifikasi
Oops!
Okay!
Ia menjadi bintang lapangan pada pertandingan kemarin
Metafora
Oops!
Okay!
Senyumnya manis bagaikan madu
Asosiasi
Oops!
Okay!
Bulan tersenyum di balik awan.
Personifikasi
Oops!
Okay!
Hujan menari di atas atap rumah.
Personifikasi
Oops!
Okay!
Ibu adalah pelita dalam kegelapan hidupku.
Metafora
Oops!
Okay!
Ombak berlari-lari menuju pantai
Personifikasi
Oops!
Okay!
Tubuhnya kurus kering seperti ranting kering.
Asosiasi
Oops!
Okay!
Matahari pagi mengintip dari ufuk timur
Personifikasi
Oops!
Okay!
Dunia ini panggung sandiwara.
Metafora
Oops!
Okay!
Ia merupakan tangan kanan kepala sekolah.
Metafora
Oops!
Okay!
Tugas dari guru itu menumpuk setinggi gunung
Hiperbola
Oops!
Okay!
Langkahnya secepat kilat.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Anak itu bunga bangsa
Metafora
Oops!
Okay!
Daun-daun berguguran seolah menari bersama angin
Personifikasi
Oops!
Okay!
Langkahnya gagah laksana pahlawan di medan perang
Asosiasi
Oops!
Okay!
Tangisku mengguncang seluruh isi rumah.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Bunga itu tersenyum menyambut mentari pagi.
Personifikasi
Oops!
Okay!
Perutku lapar sampai terasa bolong
Hiperbola
Oops!
Okay!
Buku adalah jendela dunia.
Metafora
Oops!
Okay!
Suaranya merdu laksana buluh perindu.
Asosiasi
Oops!
Okay!
Suaranya menggelegar hingga membuat telinga berdengung.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Otaknya kamus berjalan.
Metafora
Oops!
Okay!
Ayahku adalah tulang punggung keluarga
Metafora
Oops!
Okay!
Senyumnya bisa menerangi seluruh kota.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Mereka bekerja sama bagai semut mengangkut makanan
Asosiasi
Oops!
Okay!
Aku menunggumu seribu tahun lamanya.
Hiperbola
Oops!
Okay!
Matanya tajam seperti elang.
Asosiasi
Oops!
Okay!
Your experience on this site will be improved by allowing cookies.
Allow cookies