Kejelasan dalam pengucapan kata-kata menjadi syarat mutlak pembacaan puisi. Hal ini diistilahkan sebagai
Pelafalan
15
Naik turunnya nada suara disebut dengan
Intonasi
15
Gerakan tubuh disebut dengan
Gestur
15
Raut wajah ketika membacakan puisi disebut dengan
Ekspresi
15
Bacakan puisi ini dengan ekspresi… kami yang terbaring antara Kerawang - Bekasi, tidak bisa teriak Merdeka dan angkat senjata lagi.
Bersemangat
15
Puisi Doa ditulis oleh
Chairil Anwar
15
Kita berkata;Jadilah; dan kemerdekaan pun jadilah bagai laut. Di atasnya langit dan badai yang tak henti-henti. Di tepinya cakrawala. Imaji apa yang nampak dalam puisi tersebut?
Visual/penglihatan
15
Peluruku habis. Dan darah muncrat dari dadaku. Maka di saat seperti itu, kamu menyanyikan lagu lagu perjuangan, bersama kakek-kakekku yang telah gugur. Imaji yang ada di dalam puisi tersebut adalah
Penglihatan dan pendengarans
15
Tidak ada cara lain. Kita harus berjalan terus. Karena berhenti atau mundur. Berarti hancur. Rima di dalam puisi tersebut berdasarkan bunyinya adalah