Kita berkata;Jadilah; dan kemerdekaan pun jadilah bagai laut. Di atasnya langit dan badai yang tak henti-henti. Di tepinya cakrawala. Imaji apa yang nampak dalam puisi tersebut?
Visual/penglihatan
Oops!
Check
Okay!
Check
banana
Go to last place!
Oops!
seesaw
Swap points!
Okay!
fairy
Take points!
5
10
15
20
25
lifesaver
Give 15 points!
Oops!
15
Puisi Doa ditulis oleh
Chairil Anwar
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Bacakan puisi ini dengan ekspresiโฆ kami yang terbaring antara Kerawang - Bekasi, tidak bisa teriak Merdeka dan angkat senjata lagi.
Bersemangat
Oops!
Check
Okay!
Check
baam
Lose 15 points!
Oops!
star
Double points!
Okay!
rocket
Go to first place!
Okay!
thief
Give points!
5
10
15
20
25
15
Naik turunnya nada suara disebut dengan
Intonasi
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Tidak ada cara lain. Kita harus berjalan terus. Karena berhenti atau mundur. Berarti hancur. Rima di dalam puisi tersebut berdasarkan bunyinya adalah
Rima aliterasi
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Gerakan tubuh disebut dengan
Gestur
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Raut wajah ketika membacakan puisi disebut dengan
Ekspresi
Oops!
Check
Okay!
Check
thief
Give points!
5
10
15
20
25
magnet
Take 15 points!
Okay!
fairy
Take points!
5
10
15
20
25
thief
Give points!
5
10
15
20
25
15
Kejelasan dalam pengucapan kata-kata menjadi syarat mutlak pembacaan puisi. Hal ini diistilahkan sebagai
Pelafalan
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Peluruku habis. Dan darah muncrat dari dadaku. Maka di saat seperti itu, kamu menyanyikan lagu lagu perjuangan, bersama kakek-kakekku yang telah gugur. Imaji yang ada di dalam puisi tersebut adalah