Game Preview

UTS Sejarah Kls XII

  •  Indonesian    25     Public
    UTS
  •   Study   Slideshow
  • Perjanjian yang menghasilkan pengakuan secara de facto kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda atas wilayah Jawa, Madura, dan Sumatra adalah...
    Perjanjian Linggarjati
  •  15
  • Agresi Militer Belanda I yang dilancarkan pada 21 Juli 1947 merupakan pelanggaran langsung terhadap kesepakatan dalam Perjanjian Linggarjati. Analisis yang paling tepat mengenai alasan Belanda melakukan agresi tersebut adalah...
    Belanda menafsirkan hasil perundingan secara sepihak dan berambisi menguasai kembali wilayah-wilayah strategis yang kaya sumber daya alam.
  •  20
  • Dampak paling signifikan dari hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) bagi bentuk negara dan kedaulatan Indonesia adalah...
    Indonesia diakui kedaulatannya sebagai negara serikat (Republik Indonesia Serikat) dengan Irian Barat yang statusnya masih ditangguhkan.
  •  20
  • Peran utama Jenderal Soedirman selama Agresi Militer Belanda II adalah...
    Memimpin perang gerilya melawan Belanda meskipun dalam keadaan sakit.
  •  15
  • Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta memiliki arti yang sangat penting bagi perjuangan diplomasi Indonesia di forum internasional, terutama PBB. Signifikansi utama dari peristiwa ini adalah...
    Menunjukkan kepada dunia bahwa TNI dan Republik Indonesia secara de facto masih ada dan memiliki kekuatan untuk melawan.
  •  20
  • Perjanjian Renville sering dianggap sebagai salah satu perjanjian yang paling merugikan pihak Indonesia. Kerugian strategis terbesar yang diderita Indonesia akibat perjanjian ini adalah...
    Indonesia harus menarik pasukannya dari wilayah-wilayah yang diduduki Belanda, sehingga wilayah RI menjadi semakin sempit (garis Van Mook).
  •  20
  • Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Bukittinggi, Sumatra Barat, setelah para pemimpin nasional di Yogyakarta ditawan Belanda. Tokoh yang ditunjuk sebagai ketua PDRI adalah...
    Syafruddin Prawiranegara
  •  15
  • Pertempuran Ambarawa menjadi salah satu simbol perlawanan rakyat yang paling heroik. Strategi "Supit Urang" atau taktik pengepungan rangkap yang berhasil memukul mundur pasukan Sekutu di Ambarawa dicetuskan dan dipimpin oleh...
    Jenderal Soedirman
  •  15
  • Ciri utama dari sistem pemerintahan yang dianut Indonesia pada masa Demokrasi Liberal (1950-1959) adalah...
    Adanya sistem parlementer di mana kabinet bertanggung jawab kepada parlemen (DPR).
  •  15
  • Faktor utama yang menyebabkan kabinet-kabinet pada masa Demokrasi Liberal berusia sangat pendek dan sering jatuh bangun adalah...
    Sistem multipartai yang sangat terfragmentasi sehingga tidak ada partai mayoritas yang kuat, dan mudahnya parlemen menjatuhkan mosi tidak percaya.
  •  20
  • Pemilihan Umum pertama di Indonesia yang diselenggarakan pada tahun 1955 bertujuan untuk memilih...
    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Konstituante.
  •  15
  • Analisis Meskipun Pemilu 1955 dianggap sebagai pemilu paling demokratis dalam sejarah Indonesia, hasil pemilu tersebut ternyata gagal menciptakan stabilitas politik
    Hasil pemilu menghasilkan empat besar partai (PNI, Masyumi, NU, PKI) dengan kekuatan hampir seimbang, sehingga fragmentasi politik terus berlanjut.
  •  20
  • Kebijakan ekonomi terkenal pada masa Kabinet Syafruddin Prawiranegara untuk mengatasi masalah keuangan negara adalah "Gunting Syafruddin", yang artinya...
    Memotong nilai uang kertas (nominal Rp5 ke atas) menjadi dua bagian.
  •  15
  • Pemberontakan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) dan Permesta di daerah dilatarbelakangi oleh kombinasi faktor politik dan ekonomi. Akar masalah utama dari pemberontakan ini adalah...
    Ketidakpuasan dan kekecewaan daerah terhadap pemerintah pusat yang dianggap terlalu sentralistis dan tidak adil dalam alokasi dana pembangunan.
  •  20
  • Penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung pada tahun 1955 merupakan salah satu prestasi gemilang diplomasi Indonesia pada masa Demokrasi Liberal. Peran strategis Indonesia yang ditunjukkan melalui konferensi ini adalah...
    Memosisikan diri sebagai pemimpin negara-negara Dunia Ketiga yang baru merdeka, netral, dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia (Non-Blok).
  •  20
  • Titik balik dari Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin ditandai oleh dikeluarkannya...
    Dekrit Presiden 5 Juli 1959
  •  15