Setelah Malaka dikuasai Portugis, Aceh berkembang menjadi salah satu pelabuhan dagang dan transit di Nusantara. Aceh menjalin hubungan politik dan perdagangan dengan Inggris, VOC, dan Turki. Namun, Aceh tidak memiliki hubungan yang baik den
kehadiran Portugis menjadi ancaman bagi Aceh dalam bidang ekonomi