Mengapa penting mempelajari makhārijul huruf dalam membaca Al-Qur’an?
Penting karena makhārijul huruf menentukan kejelasan dan kebenaran pelafalan huruf-huruf hijaiyah. Kesalahan dalam makhraj bisa mengubah arti kata dalam Al-Qur’
20
Jelaskan perbedaan antara idgham bighunnah dan idgham bila ghunnah!
Idgham bighunnah: Dibaca lebur dengan dengung (yaitu saat bertemu huruf: ي، ن، م، و). Idgham bila ghunnah: Dibaca lebur tanpa dengung (saat bertemu huruf: ر، ل
Huruf iqlab adalah ب. Jika nun sukun atau tanwin bertemu huruf ب, maka dibaca dengung dengan mengganti nun menjadi mim.
20
Berikan satu contoh bacaan idzhar
Contoh: مَنْ آمَنَ
20
Berikan satu contoh bacaan iqlab
مِنْ بَعْدِ
20
Berikan satu contoh bacaan ikhfa’
مِنْ شَرِّ
20
Sebutkan dan jelaskan empat hukum nun sukun dan tanwin!
Idzhar: Dibaca jelas (huruf halqiyah). Idgham: Dibaca lebur, bisa dengan atau tanpa dengung. Iqlab: Nun/tanwin berubah menjadi mim bila bertemu huruf ب. Ikhf
25
Sebutkan dan jelaskan tiga macam hukum mim sukun!
Idzhar Syafawi: Jika mim sukun bertemu huruf selain mim dan ba. Dibaca jelas tanpa dengung. Idgham Mimi: Jika mim sukun bertemu mim. Dibaca lebur dengan dengun
25
Sebutkan huruf yang menyebabkan Idgham mimi ?
Mim (م)
20
Apa perbedaan antara ikhfa’ biasa dan ikhfa’ syafawi?
Ikhfa’ biasa berlaku untuk nun sukun/tanwin saat bertemu 15 huruf tertentu. Ikhfa’ syafawi hanya berlaku untuk mim sukun yang bertemu huruf ba. Keduanya dibaca
25
Sebutkan tiga huruf mad ṭabī‘ī dan berikan contohnya!
Alif (ا) – Contoh: قَالَ Wau sukun (وْ) yang didahului harakat ḍammah – Contoh: يَقُولُ Ya sukun (يْ) yang didahului harakat kasrah – Contoh: قِيلَ