Pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang sentralistis dan menempatkan Soekarno sebagai pusat kekuasaan merupakan antitesis dari sistem Demokrasi Liberal sebelumnya yang bercirikan...
Fragmentasi kekuasaan di antara banyak partai politik di parlemen
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Kegagalan Konstituante dalam merumuskan Undang-Undang Dasar yang baru antara tahun 1956-1959 dapat dianalisis sebagai cerminan paling jelas dari...
Perdebatan ideologis yang sangat tajam dan sulit dipertemukan antar partai
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Ancaman disintegrasi bangsa pada periode 1950-1959 merupakan akumulasi dari berbagai masalah fundamental...
Tumbuhnya sentimen kedaerahan akibat kebijakan yang sentralistis
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Sebuah kesimpulan yang dapat ditarik dari transisi Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin adalah bahwa instabilitas politik dan ancaman disintegrasi dapat mendorong sebuah negara menuju...
Sistem pemerintahan yang lebih otoriter demi persatuan
Oops!
Check
Okay!
Check
banana
Go to last place!
Oops!
magnet
Take 15 points!
Okay!
fairy
Take points!
5
10
15
20
25
thief
Give points!
5
10
15
20
25
eraser
Reset score!
Oops!
rocket
Go to first place!
Okay!
gift
Win 25 points!
Okay!
thief
Give points!
5
10
15
20
25
15
Penyebab utama seringnya terjadi pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal (1950-1959) adalah...
Adanya mosi tidak percaya dari parlemen terhadap kabinet
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Kebijakan Presiden Soekarno membubarkan Partai Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI) pasca-peristiwa PRRI/Permesta dapat diinterpretasikan sebagai...
Langkah strategis untuk menghilangkan lawan-lawan politiknya yang paling vokal
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Konsep "identitas nasional baru" yang coba dibangun oleh Presiden Soekarno pada masa Demokrasi Terpimpin melalui slogan seperti NASAKOM (Nasionalis, Agama, Komunis) bertujuan untuk...
Menciptakan persatuan dengan merangkul semua kekuatan ideologi besar di masyarakat
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Ketidakseimbangan relasi pusat dan daerah pada era 1950-an paling signifikan terlihat pada aspek ekonomi, di mana daerah-daerah kaya sumber daya alam merasa bahwa...
Hasil kekayaan alam mereka lebih banyak dinikmati oleh pemerintah pusat
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) pada akhir 1950-an berpusat di wilayah...
Sumatera dan Sulawesi
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menumpas berbagai pemberontakan daerah pada periode 1950-1959 secara tidak langsung telah membawa konsekuensi politik, yaitu...
Menguatnya posisi tawar politik TNI dalam konstelasi nasional
Oops!
Check
Okay!
Check
trap
No points!
Oops!
gift
Win 5 points!
Okay!
shark
Other team loses 25 points!
Okay!
thief
Give points!
5
10
15
20
25
25
Pembentukan Dewan-Dewan daerah seperti Dewan Banteng di Sumatera Barat dan Dewan Gajah di Sumatera Utara pada dasarnya adalah bentuk...
Protes dan koreksi terhadap pemerintah pusat yang dianggap mengabaikan daerah
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Mengapa sistem multipartai yang diadopsi pada masa Demokrasi Liberal justru menjadi salah satu sumber utama instabilitas politik?
Karena partai-partai lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya daripada kepentingan nasional
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Salah satu ciri utama dalam sistem kepartaian yang dianut Indonesia pada masa Demokrasi Liberal adalah...
Sistem multipartai dengan banyak partai politik yang saling bersaing