Rencana itu adalah merupakan hasil diskusi bersama. (ATAU) Rencana itu merupakan hasil diskusi bersama.
Rencana itu merupakan hasil diskusi bersama. (Kata "adalah" dan "merupakan" punya fungsi yang sama. Pilih salah satu saja supaya efektif.)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Para siswa-siswa saling pukul-memukul di lapangan. (ATAU) Siswa saling memukul di lapangan.
Siswa saling memukul di lapangan. (ada pemborosan kata pada penggunaan kata "para" dan pengulangan "siswa-siswa")
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Meskipun sudah lama, namun hasilnya belum memuaskan. (ATAU) Meskipun sudah lama, hasilnya belum memuaskan.
Meskipun sudah lama, hasilnya belum memuaskan. (Konjungsi ganda (Meskipun + Namun).)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Tugas itu sudah dikerjakan oleh saya. (ATAU) Tugas itu sudah saya kerjakan.
Tugas itu sudah saya kerjakan. (Untuk kata ganti orang pertama (saya/aku), urutannya harus Subjek + Kata Kerja, tidak boleh pakai "di-oleh".)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Kita harus merubah kebiasaan buruk sejak dini. (ATAU) Kita harus mengubah kebiasaan buruk sejak dini.
Kita harus mengubah kebiasaan buruk sejak dini. (Kata dasarnya "Ubah". Imbuhan me- ketemu "Ubah" jadi mengubah, bukan merubah)
Oops!
Check
Okay!
Check
banana
Go to last place!
Oops!
rocket
Go to first place!
Okay!
shark
Other team loses 20 points!
Okay!
banana
Go to last place!
Oops!
25
Surat itu saya sudah kirimkan ke alamat sekolah. (ATAU) Surat itu sudah saya kirimkan ke alamat sekolah.
Surat itu sudah saya kirimkan ke alamat sekolah. (Pola pasif personal tidak boleh disisipi kata lain.)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. (ATAU) Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. (Pemborosan kata (pleonasme) "adalah untuk".)
Oops!
Check
Okay!
Check
thief
Give points!
5
10
15
20
25
gift
Win 25 points!
Okay!
shark
Other team loses 15 points!
Okay!
thief
Give points!
5
10
15
20
25
25
Masalah itu sudah saya sampaikan kemarin. (ATAU) Tentang masalah itu saya sudah sampaikan kemarin.
Masalah itu sudah saya sampaikan kemarin. (Penggunaan preposisi "tentang" di awal kalimat tidak diperlukan)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Siswa harus rajin belajar agar supaya bisa lulus ujian. (ATAU) Siswa harus rajin belajar agar bisa lulus ujian.
Siswa harus rajin belajar agar bisa lulus ujian. (Kata "agar" dan "supaya" memiliki arti yang sama. Menggunakan keduanya membuat kalimat tidak efektif)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Saran yang dikemukakannya kami akan pertimbangkan. (ATAU) Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan. (Penyisipan kata antara pelaku dan verba pasif.)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Bagi siswa yang ingin ikut studi banding harap mendaftar. (ATAU) Siswa yang ingin ikut studi banding harap mendaftar.
Siswa yang ingin ikut studi banding harap mendaftar. (Subjek hilang karena ada preposisi "Bagi".)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Harga buku ini lebih mahal dibandingkan buku itu. (ATAU) Harga buku ini lebih mahal daripada buku itu.
Harga buku ini lebih mahal daripada buku itu. (Untuk membandingkan dua hal dalam kalimat baku, gunakan kata hubung "daripada".)
Oops!
Check
Okay!
Check
25
Meskipun hari hujan, tetapi ia tetap berangkat. (ATAU) Meskipun hari hujan, ia tetap berangkat.
Meskipun hari hujan, ia tetap berangkat. (Penggunaan dua konjungsi (kata penghubung) yang semakna ''meskipun" dan ''tetapi")