Kampanye politik berbasis agama termasuk dalam bentuk politik identitas.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Negara dengan sistem demokrasi tidak akan terpengaruh oleh politik identitas
Salah
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Sebuah survei pemilih menunjukkan bahwa 6 dari 10 pemilih lebih mempercayai kandidat yang berasal dari kelompok identitas yang sama dengan mereka. Ini berarti 60% pemilih dipengaruhi oleh politik identitas.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Politik identitas hanya digunakan oleh kelompok mayoritas dalam suatu negara.
Salah
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Politik identitas dapat mempengaruhi hubungan antar kelompok dalam masyarakat.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Jika 60% dari total pemilih di sebuah negara terdiri dari kelompok mayoritas dan 40% dari kelompok minoritas, maka kelompok minoritas selalu kalah dalam pemilu.
Salah
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Semakin banyak keberagaman di suatu negara, semakin besar kemungkinan politik identitas digunakan dalam politik.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
seesaw
Swap points!
Oops!
rocket
Go to first place!
Okay!
shark
Other team loses 5 points!
Okay!
baam
Lose 25 points!
Oops!
eraser
Reset score!
Oops!
shark
Other team loses 25 points!
Okay!
rocket
Go to first place!
Okay!
thief
Give points!
5
10
15
20
25
20
Jika dalam satu tahun terdapat 200 konflik berbasis politik identitas dan 120 di antaranya terjadi di kawasan Asia, maka Asia mengalami 60% dari total konflik tersebut.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Politik identitas tidak memiliki pengaruh terhadap kebijakan publik.
Salah
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Politik identitas dapat mempengaruhi hasil pemilu dengan mengandalkan sentimen kelompok tertentu.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Politik identitas hanya terjadi di negara-negara berkembang
Salah
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Politik identitas dapat menjadi alat bagi kelompok minoritas untuk memperjuangkan hak-hak mereka.
Benar
Oops!
Check
Okay!
Check
20
Dalam sebuah debat politik, 8 dari 10 kandidat menggunakan sentimen identitas dalam kampanye mereka. Ini berarti 80% kandidat memanfaatkan politik identitas.