Struktur teks ulasan yang berisi pandangan penulis mengenai karya yang diulas, adalah bagian...
Tafsiran
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Pendidikan memiliki peran strategi dan efektif dalam pembentukan karakter bangsa. Pembentukan karakter peserta didik harus dilakukan. Dari segala kelebihan dan kekurangan, buku ini mengundang minat banyak orang. Apa stuktur teks ulasan...
Kesimpulan
Oops!
Check
Okay!
Check
15
"Wanita lembut ini adalah pengajar pertama Laskar Pelangi dan merupakan guru yang paling berharga." Kata sifat dalam teks ulasan tersebut adalah...
Lembut
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Film ini merupakan karya yang diadopsi dari novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro. Rizal Mantovani menjadi sutradara film ini. Apa struktur tesk ulasan tersebut...
Orientasi
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Kelebihan dalam novel ini adalah bahasa yang mudah dipahami, sehingga membuat pembaca hanyut dalam kisah yang diceritakan. Apa struktur teks ulasan di atas...
Kelebihan Karya
Oops!
Check
Okay!
Check
banana
Go to last place!
Oops!
rocket
Go to first place!
Okay!
fairy
Take points!
5
10
15
20
25
banana
Go to last place!
Oops!
15
Oleh karena itu, marilah kita melaksanakan sistem 3R untuk mengatasi masalah sampah. Struktur yang sesuai dengan teks tersebut adalah...
Ajakan
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Manfaat pertama adalah membangun hubungan yang baik antara orang tua dan anak. Tema teks persuasi di atas adalah...
Manfaat membaca
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Buatlah satu konjungsi kausalitas!
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Jelaskan maksud dari gambar di samping
Ajakan untuk berhenti merokok
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Membuang sampah sembarangan masih menjadi masalah di Indonesia. Kebiasaan ini begitu memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Kata kerja mental pada teks tersebut adalah...
Memprihatinkan dan mengkhawatirkan
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Contoh kata ajakan adalah...
Oops!
Check
Okay!
Check
15
Sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2015 oleh For Reading Addicts di Inggris menyimpulkan kalau hanya 10% responden yang lebih menyukai e-book daripada buku biasa, sementara 71% reponden bahkan tidak pernah menggunakan e-book.